Friday, September 25, 2026

#kleinemandelas #littlemandelas

Abdullah : Shof, kalau kita wudhu nanti di jembatan sirath bagian yang kena wudhu bakal bercahaya
Shofiyyah : cahaya apa? #nanya aja polos 
Ummik : ngikik

Cahaya apa tuh tanya Shofiyyah ke abangnya? hahahahha
Cahaya matahari? Cahaya lampu?

Thursday, September 17, 2026

A beautiful note for you who's sad

Hanya kepada Allah tempat menggantungkan harapan.
Bahwa siapa saja yang terputus harapannya dari makhluk, dan tidak tersisa baginya dalam urusannya siapapun selain Allah, lalu ia jujur dalam doanya dan keluhannya, maka Allah akan mencukupinya dari apa yang membuatnya sedih. Dan siapa yang merasa dirinya lemah, maka Allah lebih lembut kepadanya.

"Wahai Dzat yang melihat apa yang ada dalam hati dan mendengar, 
Engkaulah yang telah menyiapkan segala yang diharapkan.

Wahai Dzat yang diharapkan dalam semua kesulitan,

Wahai Dzat yang kepadaNya tempat mengadu dan berlindung,

Tiada daya bagiku selain mengetuk pintuMu

Jika Engkau menolak, maka pintu mana lagi yang akan ku ketuk?

Mustahil kemurahanMu membuat seorang pendosa berputus asa
KaruniaMu sangat besar dan anugerahMu sangat luas."                                                                              

Pernah nyatet ini. Seingetku ada salah satu syeikh yang bacain ini, liat di reels instagram @fawaidharamain kalau gak salah juga hehehe

Mau scroll udah jauh banget.. hehehe
Nyatet ini pas lagi sedih waktu itu.. sedihnya karena apa, udah lupaaa...  hahaha
tapi ini aku catet lagi di sini, supaya bisa gampang bacanya. Bukuku yang buat nyatet ini berkali-kali keselip kayak hilang, alhamdulillah semalam ketemu hahahaha ya Allah chaotic banget kayaknya di rumah ya? wkwkwkw baarakallahu fiikum

Monday, September 14, 2026

5 kids at home

It's been a long time I didn't do blog.
What did I do to my time for the past 2 years? Well.... I am now a mother of 5 hehehehehe

I gave birth to my fifth kid, Ismail Hasan Mandela. He is now one year old Alhamdulillah.
Asiyah is 12, Abdullah is almost 10, Shofiyyah is 6, Fathimah is almost three.
Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimushsholihaat

We homeschool Asiyah now. She is in 1st year of junior high.
Shofiyyah is actually in 1st grade, but because of one and another reason, we homeschool her too. Hehehehe

Shofiyyah is passionate for reading. She reads a lot alhamdulillah. May Allah ease her path, make her want to learn more and more, make her knowledge beneficial and make her strong. aamiin Allahumma Aaamiin

Abdullah is now memorizing surah Fushilat, baarakallahu fiik. He still has to repeating one juz everyday so that he doesn't forget what he already memorized, insya Allah. Semoga Allah mudahkan Abdullah untuk terus menghafal alquran.

Ummi ngapain aja donk? Rasanya kalau masih menyusui tuh, waktuku banyak untuk menyusui ya, tapi aku berasa yang sekarang sama Ismail, aku gak banyak gendong. Beda banget kalau dibandingin sama anak-anak perempuanku yang lain. Aku masak sambil gendong mereka di punggung. Kalau sekarang engga, aku lebih milih, yaudah anaknya bangun aja. Atau kalau misal aku lagi punya waktu senggang, aku bisa nyusuin dia lagi.

Oh iya! I can ride motorbike now hahahahahahaha setelah disuruh Abang terus-terusan dan berusaha banget melawan rasa takut yaaa, akhirnya bisa tuh Amaliya naik motor! Bisa naik motor tuh resolusiku tahun lalu, alhamdulillaah, Allah mudahkan tercapai ya. Tapi, belum berani jauh-jauh yah. Masih amateeeur, masih anter jemput anak sekolah aja. Dan senengnya lagi, aku juga suka jualan barang-barang temen-temenku. Misal ada yang iklan di grup RT, aku iklanin di grup sekolah, gitu aja sebaliknya juga. Lumayan banget aku jadi berasa ada kegiatan yang keluar rumah gitu. Berasa juga jadi bisa lebih mobile, berguna dikit. Misal Abang lagi sibuk, aku bisa beli-beli yang deket-deket rumah. Hehehe terimakasih yaa Allaaaah

5 anak di rumah tuh sesuatu yaaaa... Ada sih perasaan I am not doing enough. Tapi beneran iya. Banyak yang gak kepegang sama aku untuk urusin mereka, duh feeling guilty banget. Harus lebih baik lagi insyaAllah kedepannya yaa..
Dimulai dari mana ya.. Abang kasih saran, bikin jadwal belajar sama anak-anak. Ini tuh simple task yang gak simple. Karena pada kenyataannya sering missed. Makanya kayaknya jadwal nya harus lebih "padat" yah, jadi misal ada yang meleset, gak terlalu jauh insyaAllah.

Keren banget deh ibu-ibu homeschool di luar sana. Ada dua orang yang aku tau pelaku homeschooool yang sangat ku adoreee, Teteh dan Mba Cizkah. Masya Allah baarakallahu fiikum, semoga Allah mudahkan semua langkaaah dan Allah jadikan pahala semua lelaaah para ibuu di luar sanaaa yaaaaaaaah. Aaamiiin Allahumma Aaamiiin 


Yeah, this post is actually for my self. I feel the urge to writeeeeeee so my brain doesnt go wasted huhuhuhuhuh
Dah lama banget gak merangkai kata, jadi keliatan jelek banget sekarang tulisannya. Gapapaaaah, we start again, okay blog?!


Tuesday, August 27, 2024

Until then, My Iong

I was in contact with her last december. It was her month
She replied so late, said she was in slow response mode and she was doing fine

actually.. she was not fine. Not at all
She struggled with her cancer. But she did not tell me anything

Until I knew what she's been through on the day she closed her eyes for the last time

I think I was not a good enough friend for not knowing what she's been through or for being not able to talk to or reach. 

I miss her, a lot
Now I can't even text her. Normally we reach each other on whatsapp, asking how we each other are doing. 

Innalillahi wa inna ilaihi raaji'un

You probably don't know how happy I am when you say, you do your ramadhan :'(
Alhamdulillah for you
and I am so happy I can send as many prayers as I can for you, my Iong

Our sweet memories maybe will fade one day, I dont know
But Allah has it, Allah hears the prayers so I have no worries
True friends stay within prayers, insya Allah

I wish we call each other later in the afterlife for remain friends in islam ya, sayangku. 

I love so much, Iong

Semoga Allah lapangkan kuburmu, ampuni semua dosa-dosa dan menerima semua amal kebaikanmu. 
Aamiin ya Rabbal 'alamiin


Thursday, May 09, 2024

Biduran

 Shofiyyah is currently struggling with some kind of skin disease. Kulit badannya sering kali muncul bentol merah dengan area yang lebar, some people call it 'biduran'. Dan lucunya, bentol-bentol merahnya hilang timbul. Kadang di area dada, kadang di tangan, punggung. Timbul, hilang terus ada lagi.

Masih belum tau penyebab gatalnya apa. Maksudnya belum tau penyebab biduran nya apa. Apa karena cuaca? atau makanan.. perkiraan kami, kemungkinan tepung/gluten. Subhanallah

Pas hendak tidur malam adalah worst case situation deh, qodarullah. Karena gatalnya akan sangat terasa. Bakalan garuk teruss, karena sekali garuk pasti rasa gatalnya jadi menyebar ke area badannya yang lain. laa hawla wa laa quwwata illa billah

Aku selalu bilang, ummi gak bisa bantuin apa-apa.. Shofiyyah harus sabar, karena kalau digaruk, kulitnya bakalan luka, kalau luka perih. Sebelumnya dia pernah garuk di bagian leher sampai akhirnya lecet dan perih. Aku ingetin tentang itu, karena itu contoh paling konlrit yang dia alamin sendiri. Bekasnya aja masih ada di leher.

Aku sama Abang gak ada riwayat alergi. Keluargaku sama Abang juga gak ada yang alergi makanan tertentu. Tapi, aku pernah ngerasain gatal seluruh badan pas hamil Maryam, Shofiyyah dan Fathimah. Tiga kehamilan terakhir, mulai usia kandungan 20 weeks ke atas badanku mulai berasa gatal.. dan aku gak kuat donk ya.. akhirnya aku garuk. Rasanya bener-bener perih sebadan pas mandi, pas keringetan, pas panas rasanya subhanallah gak nyaman..

Setelah melahirkan, gatal-gatalku hilang. Kayaknya memang hormon ya. Dan semoga ini gak pengaruh ke kondisi Shofiyyah dan Fathimah nantinya. Walau sekarang Shofiyyah seperti kasih tanda-tanda, tapi semoga ini cuma temporal aja ya...

Mudah-mudahan cuma karena cuaca panas yang ekstrim. Aku gak tau apa mungkin alergi tungau. Karena aku dapat info dari temanku, kalau tungau itu makan kulit mati manusia, tapi, kotoran tungau itu bisa buat kulit kita alergi. Banyak kemungkinan ya... 

Untuk sekarang ikhtiarku, Shofiyyah rajin aku kasih lotion (Dari Expert Care) atau Caladine cair, atau VCO (Virgin Coconut Oil). Yang penting kulitnya gak kering, jadi kalaupun garuk, gak sampai luka dan perih. 

Semalam Abang sampai bilang "kamu mungkin cari di shopee atau Tokopedia alat garuk yang aman".

Waktu gatal pertama kali dulu, akhirnya aku pergi ke dokter. Tapi usai obatnya habis, gatalnya malah timbul lagi. Jadi.. memang misal alergi, harus dicari sumbernya aja. Dan ini masih harus kira-kira kita belum tau alasannya....

Laa hawla wa laa quwwata illaa billaah...

Semoga Allah berikan kami sekeluarga kesabaran. Aamiin

Saturday, May 04, 2024

Ganti Header Blog

Bismillah..

Pada akhirnya aku membuka blog ini dan memulainya kembali, alhamdulillah.

Ketika dilihat ulang ternyata header blog ini tadinya "a diary of a mother of Asiyah, Abdullah and Shofiyyah", akhirnya aku edit menjadi  "a diary of a mother of Asiyah, Abdullah, Shofiyyah and Fathimah". That's the biggest change of my current life. Bertambahnya satu amanah kami, Fathimah Mandela.

Selebihnya tidak banyak yang berubah. Selain anak-anak yang semakin besar. Asiyahku sudah memasuki usia 10 tahun, Abdullah sudah 7 tahun lebih, Shofiyyah hampir 4 tahun dan Fathimah yang sudah 14 bulan.

Shofiyyah belum masuk prasekolah. Jadi masih di rumah bersama Ummi dalam suka dan duka hehehe

Dalam rangka menulis kembali, tapi pas nulis kok jadi bingung mau nulis apa, ditambah sudah di panggil-panggil Asiyah dia mau bikin chocolate chips cookies pakai koko krunch merk simba hehehe.

Jadi mari kita sudahi dulu kegiatan menulis blog ini. Insya Allah mau update lagi dengan tulisan yang lebih terarah mau cerita apa ya.. insya Allah insya Allah


OH! what i am excited about juga adalah UMMI LIYA MENCOBA BUAT SOURDOUGH STARTER. masyaAllah masyaAllah. Akhirnya Allah kasih waktu yaaa itu untuk nuang tepung dan air hahahah

Baiklah sampai ditulisan selanjutnya ya.......


Friday, April 22, 2022

Komunikasi - Shofiyyah

 Bismillah

InsyaAllah post kali ini mau cerita aja perkembangan Shofiyyah yang sudah 22 bulan menurut kalender Masehi.

Adanya Shofiyyah alhamdulillah sangat di cherish oleh semua orang di rumah. Kakak dan Abang gak ada indikasi rasa iri ke adik walau kayaknya waktu ummi banyak habis untuk adiknya.

Semakin besar Shofiyyah, semakin sering dia main bareng kakak dan abang tanpa ummi. Jadi emang mereka bertiga seolah punya permainan sendiri. Umpel-umpelan di kamar. Karena memang gak nonton, jadi main nya juga main yang seadanya di rumah. Mainan juga gak banyak di rumah. Mainan nya apa aja sih? Yang ini bahasnya lain kali yaa insyaAllah.

Mereka paling sering main jualan-jualanan. Itu juga asik sendiri. Hehe.. dan gak jarang Shofiyyah join aja, walaupun dia yaa seikutnya aja. Tapi interaksi dengan kakak dan abang yang gak habis habis ini, malah memperlihatkan peningkatan di perkembangan Shofiyyah. Yang paling mencolok adalah bicara dan kosakata. Shofiyyah menyerap cepat sekali info masyaAllah. Memang umurnya juga yaa sepertinya.

Shofiyyah memang dibacakan buku. Jadi moment yang mempererat bondingku dengan Shofiyyah itu pas bacain dia buku. Buku yang isinya gambar-gambar aja, semacam pengenalan benda-benda atau hewan-hewan gitu. Dari kapan bacain bukunya, sedini mungkin. Apalagi pas anaknya sudah bisa duduk yaa. Jadi semakin enak lagi bacainnya sambil tunjuk dan duduk. Awalnya kayak mereka gak ngeh, tapi belakangan kata-kata yang dulu kita ajarin kayak keluar aja dari mulutnya masyaAllah. Tapi memang pengulangannya ya bukan sekali dua kali ya... 

Memang mendekatkan anak kepada buku itu banyak sekali manfaatnya ya... masyaAllah

Jadi kalau diperhatikan Alhamdulillah Shofiyyah sudah mulai mengerti diajak komunikasi ya. Kalau misal dia nangis gak dikasih sesuatu, biasanya aku biarin dulu atau kupeluk. Aku biarin sambil bilang "Shofiyyah tenang dulu yaa ummi gak bisa ngomong", "sini dipeluk tapi nangisnya udah ya, kita ngomong pelan-pelan". Selalu gini ga? Ya gak selalu, apalagi misal lagi hektik yaa tapi lumayan diusahakan insyaAllah. Kakak dan abang nya juga sekarang ikutan "Shofiyyah kan mintanya gak pakai nangis..", "coba bilangnya yang baik dulu yaa jangan teriak".. hehehehe

Aku sadar banget jadi ibu banyak banget masih moment gak sabar nya ya.. cuma semoga Allah mudahkan dan kuatkan, juga Allah buat Kakak dan Abang mengerti adik jadi adiknya diajarin terus hal-hal yang baik. Aamiin ya rabbal 'alamiin...

Komunikasi untuk anak umur 2 tahun ini memang krusial sekali untuk dibangun ya.. Semoga Allah mudahkan prosesnya. Dan kita yang jadi orang tua memang mengkondisikan anak-anak balita ini bisa diajak bicara layaknya orang dewasa tentu dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti namun tetap dengan bahasa yang baik tanpa dikurang-kurangi jadi seperti bahasa bayi atau bicara hanya sepotong-sepotong. Capek sih memang rasanya yaa... anaknya kayak belum paham tapi kita sudah ngomong panjang lebar tapi kita gak tau momen kapan kata-kata yang ada di kepala anak kita yang mereka sudah sering dengar itu keluar dari mulutnya. Jadi sering-sering ajak anak kita komunikasi. Gapapa mereka cuma bengong-bengong atau keliatan kayak gak dengerin, tapi Allah sudah kasih kepintaran kepada bayi-bayi kita kok insyaAllah, kita nya aja yang mesti rajin dan menggali potensi-potensi mereka.

Yang keliatan juga dari Shofiyyah yang aku dan abang lihat agak beda dari kakak dan abang nya adalah dia lebih berani mengambil hati aku dan abang dengan tingkahnya. Kayak lebih minta peluk, suka tiba-tiba nyamperin terus nempel-nempel dibadan atau ajak bercanda. Kalau habis dikasih tau nih, misal gak boleh sesuatu terus dia sedang ada diposisi bagus mood nya, nanti abis itu dia ngangguk-ngangguk terus minta peluk. hehehe manis bangeet. Seinget kita Asiyah dan Abdullah dulu gak ada yang seintens Shofiyyah. Gelendotan iya, ajak bercanda iya, tapi Shofiyyah porsi nya agak lebih dari mereka berdua ihihi masyaAllah

semoga Asiyah, Abdullah dan Shofiyyah jadi anak-anak yang baik tutur kata dan tingkah laku nya yaah Naaak.... aamiin ya Rabbal 'alamiin